Posted by: marlinaeva | December 17, 2008

Dibunuh Gara-Gara Surat Cinta

Pernah nonton film “Romeo and Juliet”?? Well… ini ada kisah cinta versi lainnya yang lebih mengharukan sekaligus menjengkelkan. Terjadi pada seorang anak remaja bernama Manish Kumar.

 

Lalu siapakah Manish Kumar ini?? Cuma seorang bocah biasa yang sedang jatuh cinta. So… what’s wrong about falling in love?? Apa salahnya dengan jatuh cinta??

Cuma mungkin sialnya, si Manish ini kebetulan lahir di India, terus ia jatuh cinta pada orang yang salah. Anak gadis itu adalah anak dari golongan “pencuci pakaian” di India. Menurut berita, ada yang bilang, Manish itu tergolong suku “Dalit, si penyamak kulit”. Tapi ada juga yang bilang, ia dari suku “Yadav, si tukang susu”.

 

Ah…. tak taulah yang mana yang bener. Malah berita itu bilang kalo kasta nya si Manish lebih tinggi dari kastanya si gadis. Tapi yang jelas, si Manish yang masih berusia 15 taon ini dihina dina, digunduli kepalanya, dipukuli, diarak-arak keliling kampung, dan kemudian dilempar ke bawah kolong kereta untuk mati secara mengenaskan. Tangisan dan permohonan ibunya ga digubris dan bahkan polisi pun ga bisa bertindak apa-apa. Tampaknya orang-orang desa itu menikmati adegan ini dengan sangat.

Lalu dimanakah sang gadis?? Ga diceritakan lagi di koran-koran. Tapi mungkin ia sedang dikurung berhari-hari di rumahnya sekarang…

 

Saya sampai bingung sendiri karena kalaupun kasta si Manish lebih tinggi dari kasta si gadis, kenapa dia yang dipukuli???? Lalu “berkonsultasilah” saya dengan teman sejawat yang memang asli dari negeri sejuta tari itu. Katanya, memang suatu hal yang tabu bagi laki-laki dan perempuan yang berbeda kasta untuk berhubungan, ga peduli kasta siapa yang lebih tinggi. Jangankan begitu, kalaupun kasta mereka sederajat saja, mereka tetap tidak boleh berhubungan.

“Lalu gimana bisa ada pernikahan?” tanya saya. Ternyata… di-jo-doh-kan! Ooooo…..

 

So…..What’s wrong about falling in love??

Cuma gara-gara sepotong surat cinta. Ga ada salahnya. Lumrah. Semua anak ABG di seluruh muka bumi juga pernah ngalamin yang namanya cinta monyet, dan pasti pernah juga tulis en kirim-kiriman surat cinta. Normal !! Wajar !!

Eee… ini malah ada kejadian aneh bin ajaib.

Di jaman yang udah maju luar biasa kayak gini, di mana tinggal click di “Google” dan smua informasi dapat diakses dengan cepat, dan  mahasiswa lagi ribut-ribut soal HAM dan “Go Green”, masih ada aja orang yang menjunjung tinggi “nilai-nilai kemanusiaan versi lain” sampai mereka menjadi buta karena kebanggaan mereka sendiri. Atas dasar apa sih mereka bisa menentukan siapa yang lebih tinggi kedudukannya en siapa yang lebih rendah?? Terlebih lagi menghakimi dan mengambil nyawa orang seenaknya. Bener-bener ga habis pikir de…

 

Cuma ada satu kata: TRAGIS.….

 


Responses

  1. Hi ms, what a tragic stories you have there, my big condolence to manish khumar, regards, roni teguh.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.